Senin, 21 Februari 2022

Sidoarjo – Universitas Sunan Giri Surabaya, melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Penandatanganan tersebut dilaksanakan di Auditorium Rektorat Gedung A pada hari senin 21 Februari 2022. Acara penandatanganan di hadiri oleh Bapak Menteri Desa, PDTT RI Dr. (HC) Drs. A. Halim Iskandar, M. Pd., Sekretaris Jendral Kementrian Desa, PDTT RI Taufik Madjid, S. Sos, M.Si. serta Plt. Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Kementrian Desa, PDTT RI. Beserta rombongan dari Kementerian Desa, PDTT RI.

Acara tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan protokol kesehatan secara ketat, serta batasan peserta dengan kapasitas 50% Auditorium Unsuri Surabaya Rektorat Gedung A. Dihadiri oleh segenap Pimpinan Universitas Sunan Giri Surabaya dan dari pihak Yayasan Universitas Sunan Giri Surabaya, Serta civitas akademika Unsuri Surabaya.

Kerjasama ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut disaksikan langsung oleh Bapak Menteri Desa, PDTT RI Dr. (HC) Drs. A. Halim Iskandar, M. Pd. dan Ketua Yayasan Universitas Islam Sunan Giri Surabaya Drs. H. Musyafak Rouf,MH.

“Penandatanganan kesepahaman ini untuk kesejahteraan desa dan ini adalah salah satu bentuk upaya sinergitas yang turut melibatkan Pemerintah dan Perguruan Tinggi untuk desa, pemanfaatan Ilmu yang ada di Perguruan Tinggi bisa di terapkan secara maksimal untuk menunjang kesejahteraan desa” kata Menteri Abdul Halim Iskandar usai MoU di Aula Unsuri Rektorat A.

Adapun MoU yang ditandatangani tersebut antara Unsuri Surabaya dengan Kementerian Desa, PDTT RI. Yakni tentang penyelenggaraan TRIDHARMA Perguruan Tinggi di Desa, Daerah Tertinggal, dan Kawasan Transmigrasi. Kerjasama ini diharapkan mampu menerapkan ilmu di Perguruan Tinggi untuk kesejahteraan Desa. Sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang mampu menunjang kemajuan desa.