1 September, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lombok Dimul

Lombok, (bisnissurabaya.com) – Kesedihan yang dialami warga Lombok akibat berkali-kali dilanda bencana gempa segera berakhir. Sebab, masyarakat bisa segera menempati kembali rumah mereka.

Pembangunan kembali rumah masyarakat yang rusak itu dilakukan setelah melewati masa transisi sebagaimana ditetapkan Gubernur Nusa Tenggara Barat/NTB, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.

Koordinator Unsur-unsur Peduli, Ikhwanudin, ST, Meng. (Foto/nanang)

“Kami sudah keliling mulai Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara dan Kota Mataram untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak,” kata Kordinator Universitas Sunan Giri (Unsuri) Peduli Lombok Ikhwanudin, kepada Bisnis Surabaya Rabu (28/8) kemarin.

Unsuri bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Surabaya, Karang Taruna Surabaya, Pemuda Pelopor, dan Arek Lawas Suroboyo (Alas), melakukan bakti sosial membangun Lombok pada pasca bencana.

Langkah yang dilakukan Unsuri Surabaya ini sejalan dengan pemerintah. Karena pemerintah bergerak cepat dalam penanganan bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Selain memperbaiki beberapa tempat ibadah, kami juga akan membangun fasilitas MCK dibeberapa tempat,” kata Dosen Teknik Sipil ini.

Perbaikan rumah yang rusak dimulai 1 September 2018. Pemerintah juga mengirim 400 insinyur muda CPNS untuk mendampingi masyarakat membangun sekitar 74.000 rumah tahan gempa menggantikan rumah yang rusak di Pulau Lombok.

“Semoga apa yang kami lakukan bersama teman-teman bisa membantu pemerintah mempercepat proses rehabilitasi korban gempa di Lombok ini,” tambah dosen asli Bima ini.

Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana gempa di NTB dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, Nomor 5 Tahun 2018. Pemerintah menargetkan pembangunan maupun perbaikan rumah masyarakat setempat akan selesai dalam waktu enam bulan kedepan.

Negara memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta bagi tiap kepala keluarga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat setelah bencana gempa terjadi. Nantinya, masyarakat akan kembali membangun rumahnya dengan bantuan dari Kementerian PUPR dan anggota TNI. (nanang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2020: | Awesome Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress