- 27-02-2025
Dr. Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi, M.Pd : Mengajar Bukan Sekadar Transfer Knowledge, Tapi Warisan Transfer Value
Lahir pada tahun 1993, Dr.
Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi, M.Pd., adalah sosok pendidik dan pengajar
yang berpegang teguh pada nilai Ta’lim, Ta’dib dan Tarbiyah karena mengajar
bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi memberikan makna yang akan terus
hidup dalam diri setiap mahasiswanya.
Perjalanan Akademiknya
mencerminkan komitmen dan kedisiplinan yang kuat terhadap dunia pendidikan
karena mempunyai prinsip tidak ada sebuah keberhasilan tanpa ada sebuah
kedisiplinan dan tidak ada kedisiplinan tanpa ada sebuah keteladanan. Ia
menempuh pendidikan linier di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), dimulai dari
S1 di UNIDA Gontor (2011-2015), dilanjutkan dengan S2 di UIN Sunan Ampel
Surabaya (2015-2017), hingga menyelesaikan S3 di UIN Sunan Ampel Surabaya
(2017-2020). Sejak awal, ia telah memiliki visi untuk menjadi seorang pendidik,
bahkan hingga jenjang akademik tertinggi sebagai dosen.
Selain berperan sebagai pendidik,
Dr. Yusron juga memiliki kontribusi besar dalam dunia akademik dan penelitian, banyak
jurnal penelitian yang telah dipublikasikan, baik di jurnal penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat. Publikasi jurnal ilmiah ini menjadi bukti nyata
bahwa ia tidak hanya berbicara teori di kelas, tetapi juga secara aktif
meneliti dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Beberapa
penelitian yang telah diterbitkannya meliputi kajian Pendidikan Agama Islam, Pengembangan
Bahan Ajar PAI, serta integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam sistem
pendidikan modern.
Dengan banyaknya jurnal yang
telah dipublikasikan, Dr. Yusron juga turut serta dalam memperkaya wawasan
akademik, memberikan referensi bagi peneliti dan pendidik lainnya, serta
mendorong perkembangan penelitian dalam dunia pendidikan Islam. Ia percaya bahwa
menulis dan meneliti bukan sekedar tuntutan akademik, tetapi juga bentuk
pengabdian dan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Sebagai Kepala Program Studi
Magister Pendidikan Agama Islam di Unsuri Surabaya, Dr. Yusron melihat bahwa
mengajar bukan hanya tentang memenuhi kewajiban, tetapi tentang menanamkan
nilai yang akan membekas sepanjang hidup mahasiswa. Baginya, keberhasilan
seorang guru atau dosen tidak diukur dari materi, tetapi dari seberapa besar
pesan moral dan ilmu yang diwariskan kepada generasi penerus. Ia percaya bahwa
pendidikan sejati adalah amal jariyah, sesuatu yang terus mengalir manfaatnya,
bahkan setelah seorang dosen tak lagi berada di depan kelas.
Melalui dedikasi dan pemahamannya
yang mendalam terhadap pendidikan, Dr. Yusron terus menginspirasi banyak
mahasiswa dan pendidik untuk melihat profesi guru lebih dari sekadar pekerjaan,
tetapi sebagai ladang kebaikan dan Amal Jariyah yang tak terputus.