- 09-04-2025
LPPM Unsuri Surabaya Gelar Workshop Pembuatan Proposal Pengabdian kepada Masyarakat Hibah BIMA 2025
Sidoarjo – Lembaga
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sunan Giri
(Unsuri) Surabaya menggelar Workshop Pembuatan Proposal Pengabdian kepada
Masyarakat Hibah BIMA 2025, sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas
pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Gedung C Unsuri
Surabaya pada (24/03) dan dihadiri oleh para akademisi Unsuri Surabaya yang
berkomitmen dalam menyusun proposal yang lebih kompetitif dan berdampak.
Host dari acara ini, Bapak Dr.
Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi, M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa
workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para
akademisi dalam menyusun proposal hibah yang sesuai dengan standar dan kriteria
yang ditetapkan oleh BIMA.
"Pengabdian kepada
masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam tridharma perguruan tinggi.
Dengan adanya workshop ini, kami berharap para akademisi Unsuri dapat
meningkatkan kapasitasnya dalam merancang program pengabdian yang inovatif,
solutif, serta memiliki daya saing tinggi dalam seleksi Hibah BIMA 2025,"
ujarnya.
Workshop ini menghadirkan
narasumber yang berpengalaman di bidang Spesialis Penyusunan Proposal Dana
Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat yakni Bapak Dr. Ir. Eko
Nurmianto, M. Eng. Sc., DERT dan Spesialis RAB Ibu Alfiah Indasah, S.E dari Institut
Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Para peserta diberikan materi
mulai dari pemahaman konsep dasar pengabdian kepada masyarakat, penyusunan
proposal yang efektif, strategi meningkatkan daya saing proposal, hingga aspek
pelaporan RAB dan evaluasi program yang telah dijalankan.
Bapak Dr. Muhammad Yusron Maulana
El-Yunusi, M.Pd., menjelaskan bahwa melalui workshop ini, para akademisi tidak
hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk
berdiskusi langsung dengan para ahli agar dapat menyusun proposal yang lebih
matang dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa
setiap proposal yang diajukan tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi
juga memiliki nilai inovatif serta benar-benar memberikan dampak positif bagi
masyarakat luas," ungkapnya.
Selain meningkatkan kapasitas
akademisi dalam penyusunan proposal, workshop ini juga menjadi wadah bagi
peserta untuk bertukar pengalaman dan menggali ide-ide kreatif yang dapat
diaplikasikan dalam program pengabdian kepada masyarakat.
Dengan pendekatan yang berbasis
kebutuhan masyarakat, diharapkan program-program yang lahir dari proposal ini
dapat memberikan manfaat nyata serta berkelanjutan.
Kegiatan workshop ditutup dengan
sesi tanya jawab dan konsultasi proposal, di mana para peserta dapat berdiskusi
langsung dengan narasumber mengenai tantangan serta strategi dalam menyusun
proposal yang lebih kompetitif.
Dengan terselenggaranya workshop
ini, LPPM Unsuri Surabaya optimistis dapat meningkatkan jumlah dan kualitas
proposal hibah yang lolos pendanaan serta memperkuat peran Unsuri dalam
memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian yang
berkelanjutan.