- 30-06-2025
Kegiatan Ramah Tamah Idul Adha 1446 H di Halaman Unsuri Surabaya Diisi Pengarahan Perubahan Sertifikasi Dosen dan Jabatan Fungsional
Sidoarjo — Kegiatan ramah tamah dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang diselenggarakan di halaman Unsuri Surabaya pada Jumat lalu (06/06) berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekhidmatan. Selain menjadi momen silaturahmi antar civitas akademika, kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh pimpinan universitas sebagai forum penting untuk menyampaikan pengarahan terkait perubahan regulasi sertifikasi dosen dan jabatan fungsional yang berlaku.
Acara yang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, Dosen, serta Tenaga Kependidikan ini diawali dengan ramah tamah dengan mahasiswa. Suasana kekeluargaan tampak jelas dalam nuansa acara outdoor yang terbuka dan hangat.
Pada kesempatan ini, Wakil Rektor Ibu Rahayu Mardikaningsih, S.E., M.M., menyampaikan secara langsung kepada para dosen tentang adanya perubahan signifikan dalam persyaratan Sertifikasi Dosen (Serdos) dan sistem penilaian Jabatan Fungsional Dosen (Jabfung) yang telah diterapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tahun 2025.
“Kini, proses sertifikasi dosen dan penilaian jabatan fungsional tidak lagi semata-mata administratif, tetapi berbasis capaian kinerja tridarma perguruan tinggi, terutama dalam hal publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, dan penggunaan sistem digital yang terintegrasi.” Jelasnya.
Ibu Rahayu menambahkan bahwa seluruh dosen wajib memutakhirkan data pada platform SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi) dan menyesuaikan dengan pedoman baru dalam pengajuan angka kredit. Penekanan juga diberikan pada pentingnya keterlibatan aktif dalam penelitian kolaboratif, publikasi jurnal nasional dan internasional, serta inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi.
Pengarahan ini menjadi perhatian utama para dosen, mengingat perubahan kebijakan turut memengaruhi tahapan proses kenaikan jabatan fungsional dari Asisten Ahli ke Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar. Dalam sesi diskusi terbuka, dosen-dosen menyampaikan pertanyaan dan masukan seputar kendala dalam pengisian sistem, keterbatasan akses jurnal, hingga kebutuhan pelatihan teknis.
Sementara itu, Rektor Unsuri Surabaya, Bapak Dr. H. Didit Darmawan, S.T., S.E., M.M., dalam sambutannya mengingatkan bahwa perubahan regulasi merupakan bagian dari reformasi pendidikan tinggi nasional yang perlu disambut secara adaptif dan positif.
“Unsuri harus terus bergerak mengikuti dinamika regulasi, bukan semata untuk memenuhi syarat administratif, tetapi untuk meningkatkan mutu dan daya saing institusi. Saya yakin dosen-dosen kita mampu menyesuaikan diri dengan cepat.” Tegasnya.
Acara ramah tamah kemudian ditutup dengan makan siang bersama dengan menu hasil olahan daging kurban, yang turut menjadi simbol kebersamaan dan semangat berbagi di kalangan civitas akademika. Suasana kekeluargaan tampak hangat dengan perbincangan informal antardosen seputar rencana kolaborasi akademik dan persiapan menghadapi sistem serdos terbaru.
Unsuri Surabaya tidak hanya mempererat jalinan silaturahmi antarwarga kampus, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk selalu tanggap terhadap kebijakan pendidikan nasional demi peningkatan kualitas akademik dan profesionalisme dosen.