- 02-07-2025
Mahasiswa Beasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya Gelar Kegiatan Pengabdian: Mengamplas dan Melitur Kursi Baru di Lingkungan Kampus
Sidoarjo — Mahasiswa penerima beasiswa Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan merawat lingkungan kampus melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan mulai awal Juni hingga 13 Juni 2025. Kegiatan tersebut berupa pengamplasan dan pelitur kursi-kursi kayu.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan pengabdian sosial mahasiswa beasiswa Unsuri Surabaya, yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampus. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung sebagai penerima beasiswa Tahun Akademik 2024/2025.
Ketua kelas beasiswa, Azza Wardhana, mahasiswa Fakultas Agama Islam Program Studi Hukum Keluarga Islam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi mahasiswa terhadap kampus yang telah memberikan kesempatan pendidikan melalui program beasiswa. “Kami ingin terlibat secara langsung dalam perawatan dan pemanfaatan fasilitas kampus. Kursi-kursi ini masih dalam kondisi baru dan kami diberi kepercayaan untuk menyelesaikan proses finishingnya, mulai dari mengamplas hingga melapisi pelitur.” Ungkapnya.
Proses pengamplasan dilakukan dengan hati-hati agar permukaan kayu menjadi halus dan bebas serpihan, kemudian dilanjutkan dengan pelapisan pelitur kayu untuk memperkuat daya tahan kursi sekaligus memberi tampilan estetis. Mahasiswa bekerja secara bersama-sama dengan pendampingan dari dosen pembimbing beasiswa.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan nilai fungsional terhadap peralatan kampus, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai pentingnya perawatan aset publik. Mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan mematuhi standar keselamatan kerja sederhana selama proses berlangsung.
Dosen pembimbing beasiswa, Bapak Dr. Sirojuddin Abror, M.Pd., menekankan bahwa pengabdian semacam ini adalah bentuk pendidikan karakter yang tidak bisa didapat hanya di ruang kuliah. “Kegiatan ini tampak sederhana, tapi nilai yang terkandung di dalamnya sangat besar. Ini adalah bentuk tanggung jawab, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap kampus. Kami, terkhusus saya, sangat bangga dan akan terus mendukung kegiatan mereka.” Tuturnya.
Sementara itu, Ketua Biro Umum dan Kepegawain, Bapak M. Catur Rizky, S.H., M.H., menyebut keterlibatan mahasiswa sangat membantu pihak kampus. “Kegiatan ini membuat mahasiswa lebih menghargai fasilitas kampus karena mereka turut andil dalam proses penyediaannya.” Katanya.
Selain memberikan manfaat langsung terhadap kenyamanan kampus, kegiatan ini juga mempererat rasa kebersamaan dan kerja sama antar mahasiswa. Mereka saling membantu dengan penuh antusiasme.