- 04-07-2025
Dukung Pemerataan Akses Pendidikan, Seleksi Wawancara Beasiswa KIP Kuliah Digelar via Zoom
Sidoarjo – Tim penerimaan mahasiswa baru Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya melaksanakan tahapan seleksi wawancara bagi calon penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang sebelumnya telah lolos seleksi administrasi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode daring melalui Zoom sebagai solusi bagi peserta dengan jarak domisili yang tidak dapat menjangkau kampus. Seleksi ini menjadi bagian krusial dari proses penentuan penerima beasiswa KIP Kuliah Tahun Akademik 2025/2026.
Pelaksanaan wawancara daring ini berlangsung pada Sabtu lalu (14/06) dan diikuti oleh peserta dari wilayah Maluku Tengah, Nusa Tenggara Barat, DIY Yogyakarta, dan Madura. Panitia menjadwalkan wawancara secara bergiliran dengan membagi peserta ke dalam break room. Setiap peserta mendapatkan waktu sekitar 30-40 menit untuk menjawab pertanyaan. Pewawancara terdiri dari dosen dan staf akademik yang telah ditunjuk.
Beasiswa KIP Kuliah merupakan program dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang ditujukan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik yang baik. Program ini tidak hanya membebaskan biaya pendidikan selama kuliah, tetapi juga memberikan bantuan biaya hidup kepada para penerima. Adapun aspek yang dinilai meliputi latar belakang sosial ekonomi peserta, motivasi melanjutkan pendidikan tinggi, prestasi akademik maupun non-akademik, serta komitmen dalam menyelesaikan studi.
Ketua panitia, Ibu Dr. Eli Masnawati, M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi secara daring merupakan bentuk adaptasi terhadap tantangan geografis dan kondisi sosial ekonomi para pendaftar.
“Kami menyadari bahwa tidak semua pendaftar memiliki kemampuan atau kesempatan untuk datang langsung ke kampus. Oleh karena itu, sistem wawancara online menjadi solusi yang memungkinkan proses seleksi tetap berjalan secara adil dan merata.” Ujarnya.
Meskipun pelaksanaan berlangsung secara daring, panitia telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif terhadap kendala teknis yang mungkin terjadi, seperti gangguan koneksi internet atau perangkat yang kurang memadai. Peserta yang mengalami kendala teknis diberikan kesempatan untuk menjadwal ulang sesi wawancara dalam waktu yang telah ditentukan.
Pelaksanaan seleksi secara daring dinilai sebagai langkah tepat dalam mendukung prinsi pendidikan yang adil dan merata. Metode ini juga dinilai lebih efisien dari sisi waktu dan biaya, baik bagi peserta maupun pihak penyelenggara. Adanya seleksi secara daring diharapkan lebih banyak generasi muda dari berbagai penjuru Indonesia dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita mereka melalui program beasiswa KIP Kuliah.